Entri Populer

Selasa, 05 April 2011

(TUGAS KELOMPOK )

STRUKTUR PASAR 
KELOMPOK 4
2KA03
 
FENY MAULINA ( 11109313 )
GALANG SYAHRIZAL ( 13109099 )
INDRA KUSUMA ( 10109001 )
NIIKO KURNIASARASHITA ( 11109265 )
NOVI SYAMSUL RUDI ( 14109014 )
NURUL ANGGRAENI S.I ( 14109406 )
RATIH PURNAMASARI ( 13109010 )
RENDY PRANATA ( 13109038 )










UNIVERSITAS GUNADARMA
2KA03

Pasar Persaingan Sempurna

             Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain. Sifat-sifatpasar persaingan sempurna :
  • Jumlah penjual dan pembeli banyak
  • Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
  • Penjual bersifat pengambil harga (price taker
  • Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
  • Posisi tawar konsumen kuat
  • Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
  • Sensitif terhadap perubahan harga
  • Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

    A.Aplikasi :

    1. Produsen secara indivigual tidak dapat mempengaruhi harga
    2. Harga ditentukan oleh pasa
    3. Produsen sebagai price maker
    4. Kurva sejajar sumbu horizontal 
    Dalam pasar persaingan sempurna, keputusan mengenai jumlah output perusahaan secara individual
    tidak bisa mempengaruhi tingkat harga, dan untuk keputusan mengenai penentuan harga, kurva permintaan menggambarkan secara horizontal, oleh karena itu harga dianggap konstan, berapapun output yang dihasilkan. Dengan demikian maka laba total akan didapat pada saat: MR = P = MC sepanjang P > AVC. 
    1.Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna 
    Beberapa karakteristik agar sebuh pasar dapat dikatakan persaingan sempurna: 
    a.Semua perusahaan memproduksi barang yang homogen (homogeneous product) 
    b.Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan / informasi sempurna (perfectknowledge) 
    c.Output sebuah perusahaan relative kecil dibanding output pasar (small relatively output) 
    d.Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar (price taker) 
    e.Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit)

    A. Permintaan dan Penawaran Dalam Pasar Persaingan Sempurna

     a. Permintaan  
    Tingkat harga dalam pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Jumlah output perusahaan relatif sangat kecil dibanding output pasar, maka berapa pun yangdijual perusahaan, harga relatif tidak berubah. 

    b. Penerimaan 
    Kurva permintaan (D) sama dengan kurva penarimaan rata – rata (AR) sama dengan kurva penerimaan marjinal (MR) dan sama dengan harga (P).Kurva penerimaaan total berbentuk garis lurus dengan sudut kemiringan positif, bergerak mulai dari titik (0,0).

    B.Kekuatan dan Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna 

    a. Kekuatan 
    1. Harga jual barang dan jasa adalah yang termurah
    2. Jumlah output paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksima(kemakmuran maksimal).
    3. Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak takut ditipu dalam kualitas dan harga. 

    b. Kelemahan 
    1. Kelemahan Dalam Hal Konsumsi
    2. Kelemahan Dalam Pengembangan Teknologi
    3. Konflik Efisiensi – Keadilan 

Pasar Monopoli 
        Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya. Sifat-sifat pasar monopoli :
-Hanya terdapat satu penjual atau produsen
-Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
-Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
-Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses 

A.Sebab-sebab timbulnya monopoli : 
1. Penguasaan bahan mentah yang bersifat strategis.
2. Hak patent.
3. Terbatasnya pasar dibandingkan dengan skala produksi minimum.
4. Adanya lisensi dari pemerintah.

Pada monopoli maka kurva permintaan = kurva MR sehingga P = AR dengan demikian maka :
1. Keseimbangan akan terjadi bila MR = MC
2.Laba maksimal akan terjadi bila P > AR
3. BEP kan terjadi bila P = AR
4. Rugi minimal akan terjadi bila P < AR Penentuan harga output dalam pasar monopoli dalam jangka pendek. 

Monopoli adalah satu-satunya produsen yang ada di pasar, maka permintaan yang dihadapi adalah permintaan pasar dengan demikian maka kurva permintaan akan miring dari kiri atas kekanan bawah.
Produsen akan berproduksi pada tingkat output dimana keuntungan yang diperoleh maksimum. Karena monopolis adalah penjual tunggal, kurva yang dihadapinya adalah kurva yang mempunyai slope yang negatif. Berarti seseorang monopolis dapat menjual outputnya lebih banyak dengan menurunkan harga jual. Oleh sebab itu MR akan lebih kecil dari harga produk dan kurva MR berada dibawah kurva permintaan.
Beda kurva, monopolis dapat menjual 100 unit output pada P = 15 (Point GJ) sehingga TR = 1500. Untuk menjual 200 unit harga diturunkan di P = 14 (Point H), TR = 2800. Dengan demikian :MR = (σTR/σQ) = (1300/100) = 13.

Pasar Monopolistik 

                Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar monopolistik :
-Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
- Mirip dengan pasar persaingan sempurna
-Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
-Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
- Relatif mudah keluar masuk pasa 

A.Karakter Pasar Monopolistik 

1. Pasar Monopolistik memiliki ciri-ciri yang melekat , yaitu :Terdapat banyak produsen atau penjual. Meskipun demikian, pasar ini tidak memiliki produsen atau penjual sebanyak pasar persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
2. Adanya Diferensiasi Produk. Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun memiliki perbedaan-perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari cara pengemasan, pelayanan yang diberikan dan cara pembayaran.
3. Produsen Dapat mempengaruhi harga. Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna, dimana harga terbentuk berdasarkan mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapat mempengaruhi harga meskipun tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli.
4. Produsen dapat keluar masuk pasar. Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.
5. Promosi penjualan harus aktif. Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya, iklan dan promosi memiliki peran penting dalam merebut dan mempertahankan konsumen. 

B.Pasar Monopolistik memiliki kebaikan sebagai berikut :

1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik. 

C.Selain memiliki kebaikan, Pasar Monopolistik juga memiliki kelemahan sebagai berikut : 

1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalamanyang cukup akan cepat keluar dari pasar.
2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi. 
3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen 

Pasar Oligopoli 


          Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :
-Harga produk yang dijual relatif sama
-Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
-Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
-Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain 

A.Jenis-jenis pasar Oligopoli 
Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu : 

1. Pasar oligopoli murni (pure oligopoly) 
Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen.
2. Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly) 
         Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki 
          Produk-produk air mineral dalam kemasan merupakan salah satu contoh bentuk praktek pasar oligopoli murni, sebab produk yang ditawarkan merupakan barang yang bersifat identik.

Minggu, 03 April 2011

TEROR BOM

TUGAS TULISAN
NAMA  : FENY MAULINA
NPM     : 11109313
KELAS : 2KA03

  Teror Bom Terjadi Di Rumah Artis Ahmad Dhani

Rumah Ahmad Dhani yang juga sebagai Kantor Rupublik Cinta Manajemen kamis 17/3 menjadi sasaran teror Bom , setelah kasus yang sama terjadi di
alt
foto ilustrasi
Kantor Berita Radio KBR 68 H , Kantor BNN dan Rumah Ketua Pemuda Pancasila Yapto . Paket buku  yang diduga berisi Bom Kamis 17/3  , sekitar pukul 12.00 wib diledakkan Tim Gagana Polri di rumah Ahmad Dhani . Sementara itu kamis siang Kantor Berita Radio KBR68H kembali dikejutkan oleh sebuah Paket mencurigakan , tetapi ternyata hanya  berisi buku .
Sebenarnya paket buku itu sudah sampai di rumah Ahmad Dhani tanggal 15/3-2011 , tetapi baru diketahui dan dilaporkan ke Polisi hari kamis 17/3 setelah dua hari sampai . Ahmad Dhani sendiri mengatakan kepada Metro TV bahwa ia mengetahui adanya paket buku yang diduga berisi Bom itu saat ia sedang berada di Kantor Metro TV menghadiri siatu pertemuan . Ia diberi tahu stafnya sekaligus menyampaikan isi surat permintaan untuk menulis kata pengantar pada buku yang berjudul Yahudi itu .
Sementara itu kasus meledaknya Bom di kantor Berita Radio KBR 68 H sedang dalam penyelidikan Polisi .sejumlah media yang mengutip pernyataan berbagai kalangan menyebutkan teror bom tersebut diduga dilakukan oleh sisa-sisa kelompok Poso atau pemain lama . Mabes Polri sendiri belum memberikan pernyataan tentang hal tersebut , tetapi menjadi reperensi didalam melakukan penyelidikan .

Olah TKP masih terus dilakukan di tiga lokasi itu sampai saat ini . Setiap barang bukti seperti sisa-sisa benda dari ledakan Bom tersebut diamankan polisi. Sementara itu Komisaris Polisi Dody Rachmawan yang terluka serius akibat ledakan Bom itu masih di rawat intensif di Rumah Sakit , sedangkan 3 lainnya terdiri 2 anggota Polisi dan 1 petugas Kantor Berita Radio KBR 68 H  hanya menderita luka ringan .
Ketiga teror Bom di Jakarta dilakukan melalui pengiriman paket buku yang didalamnya berisi Bom . Seperti yang dikirim ke KBR68H selasa siang ditujukan kepada tokoh Islam Liberal Ulil Absar Abdalla dengan pengirim Drs.Sulaeman Azhar Lc beralamat di Ciomas Bogor . Karena tim gegana Polri yang ditunggu selama 1,5 jam belum datang , maka Kasat Reserse Polres Jakarta Timur Kompok Dody Rachmawan berinisiatif menjinakkan Bom didalam buku itu . Satu demi satu lembaran buku itu dibuka dengan pisau sambil dikucurkan air dari sebuah selang . Akhirnya terlihat batre dari Komponen Bom berwarna putih , yang kemudian dicopot oleh Dody Rahmawan , Bom itu lalu meledak .
Mabes Polri menyatakan apa yang dilakukan Kompol Dody Rachmawan salah prosudur , sebab penjinakan Bom adalah tugas Gegana Polri . Oleh karenanya Mabes Polri mengingatkan agar jajaran Polri tidak ceroboh didalam menjinakkan Bom , sebab ada prosudur tetap yang merupakan tugas Gegana Polri .
Dari sejumlah sumber yang dikutip media , tampaknya Kompok Dody tidak sabar menunggu Tim Gegana sehingga melakukan sendiri penjinakan yang berakibat fatal terhadap dirinya dan 3 orang lainnya . Sedangkan penjikan Bom di Kantor BNN dan di Rumah Ketua Pemuda Pancasila Yapto dilakukan oleh Tim Gegana Polri . ( Infosketsa / TV One / JPNN /metro tv )
http://infosketsa.com/index.php?option=com_content&view=article&id=4158%3Ateror-bom-terjadi-di-rumah-artis-ahmad-dhani&catid=39%3Apolitik&Itemid=105

Rabu, 23 Maret 2011

PENGANTIN BARU MASUK SURGA

TEORI ORGANISASI UMUM 2
TUGAS TULISAN 
FENY MAULINA
11109313
2KA03

           Pada suatu hari laki-laki bernama Julaibiib menghadap Rasulallah Saw. Julaibiib adalah orang yang sangat melarat.
Dia bertanya: “Ya Rasulallah! Jika aku mati dalam keadaanku yang beriman ini apakah Allah SWT akan memasukkan aku ke dalam surga dan mengawainkan aku dengan bidadari?
“Ya tentu, insya Allah!”jawab Rasulallah Saw. “Mengapa sahabat-sahabat Tuan setiap yang aku lamar puterinya, semua menolak dan tidak menikahkan puterinya denganku?” tanya Julaibiib lagi.
“Pergilah kamu ke rumah keluarga fulan dan katakanlah kepadanya bahwa Rasulallah Saw memerintahkan kepada Anda agar menikahkan puterinya kepadaku,”jawab Rasulallah.
Keluarga itu pun akhirnya sepakat untuk menikahkan Julaibiib dengan putri mereka. Akan tetapi sebelum Julaibiib sempat masuk ke kamar pengantin, dia mendengar panggilan masuk berjihad. Maka dia pun lari dan bergabung dengan pasukan perang.
Ketika perang telah usai, Rasulallah Saw bertanya kepada para sahabat: “Siapa diantara kawan-kawan kalian yang sekarang tidak tampak dan mugkin menjadi syahid?” Para sahabat pun menyebutkan beberapa nama, tetapi tidak menyebut nama Julaibiib karena dia belum banyak dikenal.
Lalu Rasulallah Saw bersabda: “Apakah aku justru kehilangan Julaibiib, marilah kita bersama mencarinya!”
Akhirnya, Rasulallah Saw menemukan jasad Julaibiib tergeletak mati sebagai syahid di tengah tujuh mayat orang kafir yang baru dilawannya. Lalu Rasulallah Saw pun duduk di samping jasad Julaibiib dan mengangkat kepalanya ke pangkuan beliau sambil menangis. Tetapi sesaat kemudian beliau tersenyum dan memalingkan wajahnya. Maka para sahabat pun bertanya: “Sungguh aneh sekali keadaan Tuan, ya Rasulallah! Tuan menangis lalu tersenyum dan memalingkan wajah Tuan?”
Rasulallah bersabda: “Ya, aku menangis karena perpisahan dengan saudaraku ini, dan aku tersenyum ketika Allah memperlihatkan kepadaku tempatnya di surga. Aku palingkan wajahku ketika aku melihat istrinya, seorang bidadari dari suraga, aku turun ke bumi lalu masuk di antara kulit dan bajunya, kemudian mengakatnya ke surga di haribaan-Nya, di alam kelanggengan.”.

Dikutip dari :
http://www.harianbangsa.com/index.php?option=com_content&view=article&id=153:pengantin-baru-masuk-surga-&catid=28:kafe-sufi&Itemid=58

Rabu, 09 Maret 2011

QUEUE (ANTRIAN)


            Queue atau antrian sebenarnya juga merupakan suatu list. Salah satu sifat yang membedakan queue dengan stack adalah bahwa pada queue penambahan elemen dilakukan pada salah satu ujung (ujung depan) dan pengambilan dilakukan pada ujung yang lain (ujung belakang) . Dengan demikian queue menggunakan prinsip FIFO (First In First Out), yaitu elemen yang pertama masuk akan pertama kali pula dikeluarkan.
Seperti pada stack, operasi-operasi dasar pada queue adalah operasi penambahan elemen ( sebut "ADDQ") dan operasi pengambilan elemen (sebut DELQ). Di bawah ini diberikan contoh pemakaian operasi PUSH dan POP dan isi stack untuk setiap selesai eksekusi satu operasi.
(Untuk mempermudah penulisan, di bawah ini isi queue tidak dituliskan secara bertumpuk, tetapi dengan kesepakatan:
  • elemen paling kanan adalah elemen yang ada pada ujung belakang (yang terakhir kali masuk)
  • queue yang dipakai bernama Q
  • ADDQ(Q,B) berarti memasukkan elemen B ke dalam queue Q
  • DELQ(B,Q) berarti mengambil elemen dari queue Q dan menaruhnya ke dalam variabel B

Operasi yang dilakukan Isi Queue Keterangan
Kondisi Awal kosong -
ADDQ('A',Q) A -
ADDQ('B',Q) AB -
ADDQ('C',Q) ABC -
DELQ(Data,Q) BC Variabel Data berisi 'A'
ADDQ('D',Q) BCD -
DELQ(Data,Q) CD Data berisi 'B'
POP(Data,S) D Data berisi 'C'


IMPLEMENTASI QUEUE DALAM BAHASA PASCAL

Implementasi dalam bahasa Pascal dapat dilakukan dengan memanfaatkan struktur data record dan array. Array dipergunakan untuk menyimpan elemen-elemen yang dimasukkan. Selain itu diperlukan pula suatu variabel untuk mencatat banyaknya elemen yang ada di dalam array. Pada implementasi di bawah ini:
  • konstanta maxelm menyatakan banyaknya elemen maksimum yang dapat ditampung oleh queue
  • typeelemen adalah tipe data yang akan disimpan di dalam queue(bisa integer, word, real, boolean, char , string atau lainya)
  • banyak adalah field yang menyatakan banyaknya elemen dalam queue saat itu
  • queue diimplementasikan sebagai array linier dengan memandang bahwa elemen terdepan selalu berada pada sel pertama (implementasi fisik), sehingga bila terjadi pengambilan satu elemen maka semua elemen di belakang elemen terambil (bila ada) harus digeser ke depan satu langkah
Deklarasi tipe untuk antrian (queue):
type antrian= record
   banyak :0..maxelm;
   elemen : array[1..maxelm] of typeelemen;
end;

Selain prosedur untuk ADDQ dan DELQ, kita dapat pula menambahkan sejumlah fungsi untuk membantu penanganan kesalahan diantaranya adalah fungsi PENUHQ (untuk mengecek apakah antrian penuh) fungsi KOSONGQ (untuk mengecek apakah antrian kosong) dan fungsi SIZEQ (untuk mengetahui banyaknya elemen di dalam queue). Masing-masing sub program di atas dapat disajikan pseudocode-nya sebagai berikut:

Procedure Inisialisasi(var q : antrian);
begin
  Q. banyak ¬ 0
end;
Function PENUHQ(q : antrian): boolean;
begin
 Jika Q.banyak = maxelm maka PENUHQ ¬ true
 else PENUHQ¬false
end;
Function KOSONGQ(q : antrian):boolean;
begin
 If Q.banyak = 0 then KOSONGQ ¬ true
 else KOSONGQ ¬ false
end;
Procedure ADDQ(data : tipeelemen; var q : antrian);
begin
 If not PENUHQ(Q) then
 begin
  1. Q.banyak¬ Q.banyak+1
  2. Q.elemen[Q.banyak] ¬ data
 end
 else
   Tampilkan pesan kesalahan "Antrian Penuh"
end;
Procedure DELQ(var q : antrian; var data : typeelemen);
begin
 If not KOSONGS(Q) then
 begin
  1. data ¬Q.elemen[1]
  2. for i:= 2 to Q.banyak
    Q.elemen[i-1] ¬ Q.elemen[i]
  3. Q.banyak ¬ Q.banyak- 1
 end
 else
   Tampilkan pesan kesalahan "Antrian kosong"
End;

Dengan melihat implementasi di atas kita dapat merasakan adanya ketidakefisienan, yaitu bahwa untuk mengambil satu elemen dari queue kita harus menggeser sisa elemen yang sebenarnya tidak menjadi perhatian kita. Untuk data yang sedikit mungkin ini tidak terasa, tetapi untuk data yang banyak maka ketidakefisienan ini akan tampak jelas. Untuk mengatasi permasalahan di atas kita dapat menggunakan implementasi queue berputar, yaitu dengan membiarkan sel tetap kosong bila elemen pada sel tersebut baru saja diambil. Bagaimanakah implementasi queue berputar? Perhatikan implementasi di bawah ini.

type antrian_putar= record
   depan,belakang,banyak :0..maxelm;
   elemen : array[1..maxelm] of typeelemen;
end;

Field depan dan belakang masing-masing adalah untuk mencatat lokasi elemen terdepan (yang akan diambil berikutnya) dan lokasi elemen paling belakang (elemen terakhir kali masuk)

Procedure ADDQ(data : tipeelemen; var q : antrian_putar);
begin
 If not PENUHQ(Q) then
 begin
  1. Q.belakang ¬ (Q.belakang mod maxelm)+1
  2. Q.elemen[Q.belakang] ¬ data
 end
 else
   Tampilkan pesan kesalahan "Antrian Penuh"
end;
Procedure DELQ(var q : antrian_putar; var data : typeelemen);
begin
 If not KOSONGS(Q) then
 begin
  1. data ¬ Q.elemen[Q.depan]
  2. Q.banyak ¬ Q.banyak- 1
  3. Q.depan ¬ (Q.depan mod maxelm)+1
 end
 else
   Tampilkan pesan kesalahan "Antrian kosong"
End;

Sabtu, 05 Maret 2011

EKSPOR IMPOR JAHE

Pengertian pertanian dalam arti yang sempit, mungkin hanya diartikan proses budidaya tanaman untuk pangan saja, namun dengan perkembangan pengetahuan, pertanian telah diartikan dalam bidang yang lebih luas lagi, seperti tercakup dalam rangkaian usaha agribisnis, mulai dari pembibitan, pembudidayaan, pemanenan, pengadaan sarana produksi pertanian (pupuk, insektisida, oil) serta pengelolaan dan pemasarannya.
Dalam sektor pemasaran, Indonesia terus melakukan ekspansi ekpor terhadap produk-produk baik dari sektor migas maupun nonmigas. Sektor nonmigas memberi sumbangan yang lebih besar bagi Indonesia dalam devisa,yaitu sebsar US$ 100 milyar (Badan Pusat Statistik,2008).

Perkembangan Ekspor Indonesia tahun 2007 - 2008

Dari sektor nonmigas, terdapat sektor pertanian yang memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan rakyat Indonesia. Dari sektor pertanian ini terdapat jenis tanaman dari subtanaman holtikultura, yaitu tanaman biofarmaka atau tanaman obat. Seiring dengan peningkatan permintaan dunia akan obat-obatan alami maka permintaan akan tanaman ini ikut meningkat. Dari ribuan jenis tanaman biofarmaka yang sangat dibutuhkan dunia, yang sudah dikembangkan Indonesia untuk komoditas andalan ekspor baru 13 jenis dengan jahe sebagai komoditas andalan yang ditandai dengan perluasan areal dan produksi paling besar diantara 12 jenis tanaman lainnya.

Jahe (Zingiber officinale Rosc.)Sumber : indobestseller.wordpress.com/200...gorokan/

Jahe (Zingiber officinale Rosc.) adalah tanaman yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia dan dunia, karena kekhasannya yang tidak dapat digantikan dengan tanaman lain. Komoditasnya memiliki peluang strategis dalam menunjang pembangunan di subsektor perkebunan untuk kesehatan dan sebagai komoditi non-tradisional. Permintaan jahe dunia berfluktuasi dengan nilai impor tahun 2001 US$ 159.626.729 kemudian menjadi US$ 143.998.323 pada tahun 2002. Tahun berikutnya, nilai ini meningkat menjadi US$ 175.051.653 dan meningkat kembali pada tahun 2004 menjadi US$ 309.061.520. Tahun 2005, nilai impor jahe dunia sebesar US$ 314.061.520 kemudian menurun menjadi US$ 259.952.856 pada tahun 2006 dan menjadi US$ 289.056.258 pada tahun 2007.
Kurva fluktuasi nilai impor jahe dunia
Sumber :
UN Comtrade, 2009
Indonesia pernah menguasai pangsa pasar jahe dunia dengan nilai ekspor terbesar pada tahun 1990 sampai 1993 namun sejak tahun 1994 sampai tahun 2007 posisi ini digantikan Cina. Lima negara pengekspor jahe terbesar pada tahun 2007 adalah Cina dengan nilai ekspor US$ 153.298.869, Belanda US$ 16.178.743, Thailand dengan nilai ekspor sebesar US$ 14.890.545, India di urutan keempat dengan nilai US$ 8.951.147, dan Brazil sebesar US$ 6.436.831 sedangkan pada tahun 2009, Indonesia hanya menempati posisi ke-14 dengan nilai ekspor sebesar US$ 1.635.026. Atas dasar tersebut, Pemerintah melalui BPEN mengikutsertakan jahe dalam program pengembangan komoditas ekspor nonmigas. Dalam program pengembangan komoditas jahe tersebut,setidaknya ada tiga hal yang ingin dicapai, yaitu peningkatan produksi komoditas jahe sebagai sumber devisa, peningkatan pendapatan petani dan diversivikasi hasil jahe melalui berbagai industri pengolahan jahe.
Kondisi saat ini permintaan dunia akan obat-obatan alami yang meningkat maka permintaan akan tanaman jahe juga ikut meningkat. Dengan demikian, peluang pasar jahe juga semakin besar, sehingga untuk dapat menguasai dan memenuhi permintaan yang semakin bertambah, pengusaha jahe harus meningkatkan produksinya. Perkembangan komoditas jahe dapat dilihat dari ekspor jahe Indonesia ke luar negeri yang berfluktuasi dengan nilai ekspor yang semakin menurun. Dengan perkembangan yang terjadi, usaha Indonesia untuk menguasai pangsa pasar jahe dunia tidaklah mudah. Adanya pesaing-pesaing besar dalam perdagangan dunia pada komoditas jahe mendorong industri jahe Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.
sumber : egamans.wordpress.com/2009/12/14...temukan/
Struktur pasar jahe dunia dianalisis agar dapat mengetahui perilaku pengusaha jahe di pasar internasional. Analisis ini dilakukan dengan Hirschman Herfindahl Index dan Concentration Ratio empat produsen jahe terbesar dunia, yaitu Cina, Belanda, Thailand, dan India. Keunggulan komparatif jahe Indonesia akan dianalisis menggunakan Revealed Comparative Advantage dengan periode analisis tahun 2000 sampai tahun 2007. Selain itu, keunggulan kompetitif jahe Indonesia akan dianalisis dengan Porter’s Diamond. Untuk lebih jelasnya, kerangka pemikiran dalam penelitian ini dipaparkan dalam Gambar berikut ini :
Daya saing komoditi jahe Indonesia di pasar internasional dapat diketahui melalui metode RCA (Revealed Comparative Advantage). Analisis daya saing jahe dilakukan satu per satu untuk masing-masing negara yaitu Malaysia, Singapura, Jepang, dan Bangladesh. Negara tersebut dipilih berdasarkan nilai ekspor terbesar Indonesia ke empat negara tujuan ekspor jahe Indonesia. Setelah memperoleh nilai RCA negara Indonesia ke empat negara tujuan ekspor jahe terbesar Indonesia, nilai RCA digunakan untuk mengukur daya saing Indonesia ke pasar tujuan utama ekspor. Untuk keunggulan komparatif, di pasar Malaysia, Indonesia memiliki daya saing yang baik pada tahun 2000 sampai tahun 2004. Dari tahun 2005 sampai 2007, daya saing Indonesia di pasar ini lemah dengan nilai RCA yang kurang dari satu. Di pasar Singapura, Indonesia memiliki daya saing yang kuat pada tahun 2000 sampai 2002. Setelah tahun 2003 sampai 2007, Indonesia sudah tidak memiliki daya saing yang kuat di pasar ini. Di Jepang, selama tahun 2000 sampai 2007, daya saing Indonesia selalu lemah dengan nilai RCA yang selalu kurang dari satu. Sedangkan di Bangladesh, jahe Indonesia dapat diterima baik selama tahun 2000 sampai tahun 2005, kecuali tahun 2003, karena tahun ini daya saing jahe Indonesia di pasar Bangladesh menurun. Setelah tahun 2005, daya saing jahe Indonesia di pasar ini melemah dengan nilai RCA yang kurang dari satu sampai tahun 2007. Menurunnya daya saing Indonesia disebabkan oleh penurunan nilai ekspor karena menurunnya kualitas jahe Indonesia. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Porter’s Diamond, faktor yang menjadi kekuatan Indonesia di pasar internasional adalah :
(1) Sumberdaya alam
Indonesia diciptakan sebagai negara yang kaya akan sumberdaya alam. Jahe tumbuh baik pada daerah dengan curah hujan antara 2.500 sampai 4.000 milimeter per tahun. Semakin tinggi curah hujan, bobot rimpang yang dihasilkan akan semakin meningkat. Jahe peka terhadap kekurangan air sehingga tanaman ini cocok dipilih ditanam pada daerah dimana sebaran hujannya merata. Walaupun begitu, tanaman ini menghendaki banyak sinar matahari. Jahe dapat tumbuh pada ketinggian tempat antara 10 sampai 1.500 meter dari permukaan laut. Untuk jahe besar. pada ketinggian tempat kurang lebih 500 meter dari permukaan laut pertumbuhan rimpangnya akan optimum. Jahe menghendaki tanah yang subur, banyak mengandung humus dan berdrainase baik. Tanah latosol merah coklat dan andosol umumnya dapat ditanami jahe. Tekstur tanah yang baik untuk tanaman ini adalah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik. Jahe dapat tumbuh pada keasaman tanah (pH) 4,3 sampai 7,4, tetapi pH optimumnya adalah 6,8 sampai 7,0 (Januwati, 1988 dalam Balai Penelitian Tanaman Obat dan Rempah, 1997). Berdasarkan karakteristik diatas, Indonesia memiliki wilayah yang sangat cocok digunakan sebagai tempat untuk menanam jahe.
(2) Permintaan luar negeri
Dari berbagai bentuk komoditas jahe yang terdiri dari jahe segar dan jahe olahan, selama periode tahun 2001 sampai 2007 terlihat ekspor jahe Indonesia masih sangat kecil proporsinya dibandingkan dengan permintaan impor jahe dunia. Hal ini dapat dilihat dalam Tabel berikut :
Masih kecilnya kontribusi ekspor Indonesia terhadap impor dunia ini tidak menutup kemungkinan Indonesia untuk memperbesar ekspornya. Di sisi lain, tidak seimbangnya kebutuhan dunia yang relatif besar dengan persediaan yang relatif kecil dapat dijadikan tolak ukur pengembangan usaha penanaman jahe (Paimin FB dan Murhananto, 2000). Tren kebutuhan jahe dunia yang relatif besar akan menjadi pasar yang potensial bagi Indonesia.
(3) Industri terkait dan pendukung
Industri terkait komoditas jahe adalah industri obat tradisional industri makanan dan minuman juga industri kosmetika. Kondisi masyarakat yang back to nature membuat industri obat tradisional menjadi besar dan kebutuhan akan jahe ikut meningkat karena jahe merupakan salah satu bahan penting dari industri ini. Seiring perkembangan, industri makanan dan minuman yang berbahan dasar jahe juga digemari oleh masyarakat sehingga kedua industri ini menjadi industri yang sangat kuat mendukung perkembangan dalam komoditas jahe. Industri pendukung dari komoditas ini berupa penangkar benih yang dapat membantu petani untuk mendapatkan benih berkualitas, yang pengembangannya dilakukan oleh Deptan.
(4) Peranan pemerintah
Pemerintah memegang peranan penting bagi perdagangan jahe Indonesia di pasar internasional. Peran yang dilakukan pemerintah tentunya akan menjadi peluang atau bisa juga penghambat. Di Indonesia, pihak yang berperan dalam perdagangan komoditi jahe adalah Departemen Perdagangan dan Departemen Pertanian.
(5) Peranan kesempatan juga persaingan dan struktur pasar.
Jahe adalah komoditas yang tidak tergantikan. Khasiatnya sebagai penghangat tubuh memiliki keunikan yang khas yang tidak dimiliki oleh komoditas lain. Peluang pasar bagi komoditas ini sangat besar. baik di pasar lokal dengan semakin menjamurnya industri obat, makanan, dan minuman yang berbahan dasar jahe, maupun di pasar internasional dengan total impor dunia yang besar dengan kecenderungan impor yang meningkat. Peluang pasar bagi jahe Indonesia terbuka lebar di pasar dunia terutama di pasar Bangladesh, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Negara ini menerima ekspor jahe dari Indonesia dalam jumlah yang besar. Namun, negara tersebut juga menerima ekspor dari negara lain dengan jumlah yang lebih besar, seperti dari negara Cina. Dengan melihat peluang pasar tersebut, peningkatan produksi jahe untuk memenuhi kebutuhan lokal dan ekspor akan sangat baik, dengan syarat peningkatan produksi ini harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan pasar.
Sedangkan Berdasarkan hasil analisis menggunakan Porter’s Diamond pula, faktor yang menjadikelemahannya adalah sumberdaya modal, sumberdaya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, sumberdaya infrastruktur dan kondisi permintaan domestik.
Masalah utama ekspor jahe Indonesia adalah produksi yang tidak stabil dan mutu yang kurang baik. Untuk memperbaiki masalah ini maka strategi pengembangan yang dapat dilakukan adalah pembentukan kemitraan antara petani dengan pengusaha dan eksportir, mengadakan bimbingan, pendampingan dan pembinaan kepada msyarakat petani jahe, melakukan teknik budidaya yang tepat, dan perlakuan pemanenan dan pascapanen yang tepat.
Pasar jahe dunia dengan struktur pasar dominan yang secara langsung berakibat Indonesia tidak dapat mempengaruhi harga (price taker). Namun, dengan struktur pasar perdagangan jahe yang dominan, dengan peningkatan kualitas melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, Indonesia bisa meraih pangsa pasar yang lebih besar. Sehingga, produksi komoditas jahe dapat berfungsi sebagai sumber devisa bagi negara dan dapat meningkatan pendapatan petani.
Referensi :



"Achmad Saiful Alim 2001, Kajian Proses dan Analisis Finansial Produksi Bubuk Jahe pada Industri Skala Rumah Tangga"

"Anonim, Pengantar Ilmu Pertanian"

"Anonim, Pertanian Non Pangan"

"Fitri Amelia (2009). Analisis Daya Saing Jahe Indonesia di Pasar Internasional"

" Monika Mindamora S (2000). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Produksi dan Ekspor Jahe di Indonesia"

Selasa, 01 Maret 2011

STACK

 

                       STACK adalah salah satu list linear dalam struktur data yang digunakan untuk menyimpan dan mengambil data dengan konsep LIFO (Last In First Out). Dimana dalam stack ini kumpulan data yang masuk diletakkan di atas data yang lain. Dan berdasar konsep LIFO maka data yang terakhir kali disimpan dalam stack akan menjadi data yang pertama kali diambil. Dalam prosesnya, untuk memasukkan sebuah data ke dalam stack atau dengan kata lain ke bagian atas dari sebuah tumpukan digunakan perintah push. Dan untuk memindahkan data dari tempat tersebut digunakan perintah pop. Sedangkan dalam penyajiannya, stack bisa memakai array atau linked list.
Dari gambar di atas bisa dilihat bahwa data di dalam stack hanya bisa dimasukkan atau diambil melalui bagian ujung saja/top.
Operasi-operasi dasar pada stack :
a. Cek Stack kosong (Isempty)
Fungsi yang melakukan pengecekan apakah stack dalam kondisi kosong.
public int isempty()

if(posisi==0)

System.out.println("Data Kosong");

return 1;

else

System.out.println("Data ada");

return 0; 

b. Cek Stack penuh (full)
                     Fungsi yang melakukan pengecekan apakah stack dalam kondisi penuh atau tidak.
public int full()

if(posisi==MAX)

System.out.println(”Stack Penuh”);

return 0;

else

return 1;

c. Operasi Push
             Operasi push dalam stack adalah operasi yang memasukkan elemen yang akan diletakkan pada posisi teratas dari tumpukan.
public void push (int data)

if(posisi<MAX_STACK)

isistack[++posisi] = data; 

d. Operasi Pop
             Operasi pop dalam stack adalah operasi untuk mengambil/menghapus elemen yang terletak pada posisi paling atas dari sebuah tumpukan.
public void pop()

int y=0;

if(posisi != 0)

isistack[posisi--]=y; 

e. Cek posisi Teratas (Peek)
Operasi peek digunakan untuk mengecek posisi teratas dalam stack.
public void peek()

System.out.print("Posisi Atas= ");

if(posisi != 0)

System.out.print(isistack[posisi]);

System.out.println();

Penerapan stack :
Stack digunakan untuk menuliskan ungkapan menggunakan notasi tertentu (Notasi Polish). Biasanya ungkapan yang digunakan adalah ungkapan numeris. Sebagai contoh ungkapan (A + B)*(C – D) apabila ditulis dengan menggunakan notasi Polish menjadi * + A B – C D.

Sabtu, 19 Februari 2011

RECORD DAN ARRAY

ARRAY

Pengertian
           Suatu array adalah sebuah struktur data yang terdiri atas banyak variabel dengan tipe data sama, dimana masing-masing elemen variabel mempunyai nilai indeks. Setiap elemen array mampu untuk menyimpan satu jenis data (yaitu: variabel).
 
Cara Pendefinisian
            • contoh type
                                A = array [1..6] of integer;
            • Secara logika pendefinisian array di atas merupakan sekumpulan kotak , dimana tiap kotak mempunyai nilai indeks integer 1, 2, 3, ...,6 tiap elemen array ditandai dengan: A[1], A[2], A[3], A[4], A[5], A[6] untuk mengisi elemen array misal A[1]:=4;. 6 5 4 3 2 1

Sifat Array
          Array merupakan struktur data yang statis, yaitujumlah elemen yang ada harus ditentukanterlebih dahulu dan tak bisa di ubah saat program berjalan. Untuk menyatakan array dalam PASCAL kita harus terlebih dahulu: Mendefinisikan jumlah elemen array
Contoh. const N=10;
              type
              A= array [1..N] of integer;


Array Satu Dimensi
           Pendefinisian array secara umum adalah sebagai berikut: jika kita ingin membuat beberapa array dengan tipe/jenis yang sama, kita lebih baik jika mendeklarasikan dengan type selanjutnya dengan deklarasi var.

                   Sintax array 1 dimensi
                   • Type nama_array = ARRAY[bawah..atas]
                     of tipe_data;
                     var variabel_array : nama_array; atau

                  • var variabel_array : ARRAY[bawah..atas]
                    of tipe_data;

Contoh Program Array 1 dimensi
                  program INT_ARRAY;
                  uses wincrt;
                  const N=10;
                  type int_array = ARRAY [1..N] of integer;
                  var bil : int_array;
                  indeks : integer;
                  BEGIN
                  writeln('masukkan sepuluh bilangan integer.');
                  for indeks := 1 to 10 do
                  begin
                  readln(bil[indeks]); { loop untuk memasukkan elemen
                  array }
                  end;
                   writeln('Isi dari array ini adalah'); { tampilkan setiap
                  elemen }
                  for indeks := 1 to 10 do
                  begin
                  writeln('bil[', indeks:2,'] adalah ',bil[indeks] );
                  end
                  END.

Array Multidimensi
          • Dalam array multidimensi terdiri atas baris (row) dan kolom (column). Index pertama adalah baris dan yang  kedua adalah kolom

   Syntax
   • Type nama_array =ARRAY[bawah..atas, bawah..atas] of tipe_data; var variabel_array : nama_array;atau
   • SYNTAX var variabel_array : ARRAY[bawah..atas, bawah..atas] of tipe_data;
   • Pernyataan berikut membentuk suatu array integer dengan nama bilangan , 10 x 10 elemen (100). type
     matriks = ARRAY [1..10, 1..10] of integer; var AKU: matriks;


Contoh Program
                 Procedure ISI_MATRIK(AKU:matriks; m,n:integer);
                 var i,j: integer; {faktor pengulang}
                 begin
                 for i:=1 to m do
                 begin
                 for j:=1 to n do
                 begin
                 gotoxy(x+2i.y+2y);
                read(A[i,j]);
                end;
                readln ;{ini memungkinkan kita menulis tiap baris elemen}
                end;

Record

• Sebuah record rekaman disusun oleh beberapa field. Tiap field berisi data dari tipe dasar / bentukan tertentu. Record mempunyai kelebihan untuk menyimpan suatu sekumpulan elemen data yang berbeda-beda tipenya (di banding array). Contoh , sebuah record dengan empat buah field

Cara Pendefinisian
        • Cara pendeklarasian dari record adalah sbb:
        • Mendefinisikan tipe dari record (jumlah field, jenis tipe data yang dipakai),
        • Mendefinisikan variabel untuk dilakukan operasi. field4 field3 field2 field1

 Sintax
       type
       nama_record = record
       identifier_1 : tipe_data_1;
       :
       :
       identifier_n : tipe_data_n;
       end;
       var variabel : nama_record;

Contoh
       type
       Data_mahasiswa = record
       Nama : string;
       Usia : integer;
       Kota : String;
       Kodepos : integer;
       end;
       Var
       x: Data_mahasiswa;

Pengaksesan Elemen Record
      x.Nama
      x.Usia
      x.Kota
      x.Kodepos

Contoh Program
    program RECORD_INTRO;
    type tanggal = record
    bulan, hari, tahun : integer;
    end;
    var waktu : tanggal;
    begin
    waktu.hari :=25;
    waktu.bulan:=09;
    waktu.tahun:= 1983;
    writeln('hari ini adalah
    ',waktu.hari,':',waktu.bulan,':', waktu.tahun)
    end.

Pengunaan With … do

          Pernyataan with untuk lebih menyederhanakan pengaksesan field-field pada record. Pemrograman dapat mengakses field cukup dengan menyebutkan nama field-nya saja.
• x.Nama
  x.Usia
  x.Kota
  x.Kodepos diganti
• with x do
  Begin
  Nama
  Usia
  Kota
  Kodepos
  end

Contoh
          program RECORD_INTRO;
          type tanggal = record
          bulan, hari, tahun : integer;
          end;
          var waktu : tanggal;
          begin {program utama}
          with waktu do {mulai with}
          begin
          hari :=25;
          bulan:=09;
          tahun:=1983;
          writeln('hari ini adalah ',hari,':',bulan,':', tahun)
          end {akhir with}
          end.

Array dari Record
           

           type tanggal = record
           bulan, hari, tahun : integer;
           end;
           var birthdays : array[1..10] of tanggal;